Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

Rabu, 31 Agustus 2016

Analisis Laporan Keuangan


Pengertian Analisis Laporan Keuangan
                Setelah laporan keuangan disusun berdasarkan data yang relevan, serta dilakukan dengan produr akuntansi dan penilaian  yang benar, akan terlihat kondisi keuangan  perusahaan yang sesungguhnya. kondisi keuangan yang dimaksud adalah diketahuinya berapa jumlah harta (kekayaan), kewajiban (utang) serta modal (ekuitas) dalam neraca yang dimiliki. Kemudian akan diketaui jumlah pendapatan yang diterima dan jumlah biaya yang dikeluarkan selama periode tertentu. Dengan demikian, dapat diketahui bagaimana hasil usaha (laba atau rugi)  yang diperoleh selama periode  tertentu dari laporan laba rugi yang disajikan.
Analisis laporan keuangan perlu dilakukan secara cermat dengan menggunakan metode dan teknik analisis yang tepat sehingga hasil yang diharapkan benar-benar tepat pula. Kesalahan dalam memasukkan angka atau rumus  akan berakibat pada tidak akuratnya hasil yang hendak dicapai. Kemudian, hasil perhitungan tersebut, dianalisis dan diinterpretasikan sehingga diketahui posisi keuangan yang sesungguhnya. Kesemuanya ini harus dilakukan secara teliti, medalam dan jujur.

Tujuan Dan Manfaat Analisis
  1. Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban , modal maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode
  2. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan
  3. Untuk mengetahun kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan
  4. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja  yang perlu dilakukan  ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini
  5. Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sduah dianggap berhasil atau gagal
  6. Dapat juga digunakan sebagai pembadangan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.
Adapun Langkah Atau Prosedur Yang Dilakukan Dalam Analisis Keuangan
1.  Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung yang diperlukan selengkap mungkin, baik untuk satu periode maupun beberapa periode
2. Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu, sesuai dengan standar yang biasa digunakan secara cermat dan teliti, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar tepat
3.    Melakukan perhitungan dengan memasukkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan secara cermat
4.  Memberikan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran yang telah dibuat
5.   Membuat laporan tentang posisi keuangan perusahaan
6.   Membuat rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisis tersebut
Bentuk-Bentuk dan Teknik Analisis
      1.  Analisis vertical merupakan analisis yang dilakukan terhadap hanya satu periode laporan keuangan saja. analisis dilakukan antara pos-pos yang ada, dalam satu periode. informasi yang diperoleh hanya untuk satu periode saja dan tidak diketahui perkembangan dari periode ke periode tidak diketahuin
2. Analisis horizontal merupakan analisis yang dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan untuk beberapa periode. dari hasil analisis ini akan terlihat perkembangan perusahaan dari periode yang satu ke periode yang lain.

Jenis-Jenis  Teknik Analisis Laporan Keuangan

1.       Analisis perbandingan antara laporan keuangan
2.       Analisis trend
3.       Analisis persentase per komponen
4.       Analisis sumber dan penggunaan dana
5.       Analisis sumber dan penggunaan kas
6.       Analisis rasio
7.       Analisis kredit
8.       Analisis laba kotor
9.       Analisis titik pulang pokok atau titik impas (break even point)

0 komentar:

Posting Komentar