Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

Sabtu, 23 November 2013

The Human Like a Book




Manusia seperti Sebuah "Buku”
Cover depan adalah tanggal lahir..
Cover belakang adalah tanggal kematian..
Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita
dan apa yg kita lakukan..

Ada buku yang tebal, ada buku yg tipis..
Ada
buku yang menarik dibaca, ada yg sama sekali tidak menarik..
Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di’edit’ lagi..

Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya,
selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih,
baru dan tiada cacat..
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,
Allah swt selalu menyediakan hari yang baru untuk kita..

Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan
sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya..
Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan
melanjutkan alur cerita kedepannya sampai
saat usia berakhir, yang sudah ditetapkan-NYA..

Terima kasih ya Allah untuk hari yg baru ini..
Syukuri hari ini..
dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan
hal-hal yg baik semata..
Dan, jangan pernah lupa, untuk selalu bertanya
kepada Allah, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya..
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai,
kita dapati diri ini sebagai
pribadi yg berkenan kepada-NYA..


Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan
bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti..
Selamat menulis di buku kehidupanmu,
Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang,
serta pena kebijaksanaan..

Jumat, 15 November 2013

Catatan 02.00 WIB



Ternyata sudah malam..
Sudah gelap..
Sudah sepi..
Hanya ada suara angin..
Mataku masih sibuk melihat kalimat-kalimat itu..
Jari-jariku masih bekerja..
Ada semangat yang menembus langit akhir-akhir ini..
Aku tersenyum..
Sambil menatap layar tipis yang menyala..
Sepertinya ada yang melihatku..
Mereka memperhatikanku..
Mereka hendak bertanya..
Mengapa aku belum beranjak tidur..
Tapi mereka hanya diam..
Diam di tempat..
Disatu ruangan..
Yaa kamarku..
Ruangan yang mereka tempati..
Ahh sudahlah aku tidak peduli..
Aku masih sibuk dengan layar tipis itu..
Toh juga mereka hanya buku-buku lemari meja papan tulis..
Yang hanya bisa diam tak bersuara..